Oleh: mriza | Maret 7, 2008

Cerita sholat jum’at

Sampai 3 kali sudah di suruh ke mesjid oleh ibu pimpinan, tapi aku masih juga tenang-tenang sambil terus mainkan laptopku. “Blom bu…” jawabku singkat. Keasikan mainan laptop aku lupa kalau waktu sudah mepet. Sudah hampir jam 12 siang aku baru terperanjat lantas berkejar cepat keluar menuju parkiran motor, starter lantas tancap gas menuju Mesjid Muhtadin Untan.

Sholat
img by : 440194soft.files.wordpress.com

Azan sudah menggema dan Khatib pun sudah berada diatas mimbar, aku mencari posisi aman dan nyaman sambil berusaha khusu’ mendengarkan ceramah Khatib. Duduk di lorong kecil sebelah kiri mesjid yang didepannya tampak halaman belakang mesjid, aku sambil mendengarkan sibuk memandangi sebuah pohon mangga yang sedang berbuah.

“Wah.. buah mangganya, bentar lagi pasti masak…” pikir ku, sebentar kemudian aku tersadar kalau aku tidak lagi mendengarkan khotib tapi malah memikirkan buah mangga. Istigfar lalu aku kembali mencoba mendengarkan ceramah khatib. Tak lama bergilir menuju ke arahku datang kotak amal mesjid lalu kulihat bapak disebelahku mengeluarkan uang seribuan 1 lembar, lalu aku berfikir wah pelit sekali bapak itu. Kemudian aku merogoh kocek mengambil uang selembar 5 ribuan lalu bermaksud melihatkan uangku aku pun menyambut kotak tersebut sebelum datang ke arahku.

Tersentak lagi aku, karena aku sadar kalau aku telah riya’ dengan uang 5 ribu sementara bapak itu ikhlas hanya dengan uang seribu. “Astagfirullah..”. Aku kembali mendengarkan khatib dan kali ini berniat khusu’. Agar lebih tenang aku memanggul daguku sambil bersandar ke dinding sebelah kiri dengan maksud lebih memperhatikan khatib. Tiba-tiba “grubak….” orang didepanku bergerak setengah tersungkur, rupanya orang tersebut ketiduran. “Wah… niat sholat gak tuh..” pikir ku.

Sleep
img by : www.links999.net

Setelah itu aku kembali fokus kepada ceramah Khatib. Khatib berkata “Sesungguhnya telah ada pada diri Muhammad (Rasulullah) itu suri teladan yang baik bagimu yaitu bagi orang-orang yang mengharapkan rahmat Allah dan kedatangan hari Kiamat dan dia banyak mengingati Allah……”, tiba-tiba seseorang menepis bahu kananku lantas berkata “Bang… bang.. sholat..” sambil berusaha menarik bahuku. “Astagfirullah…” aku terlelap sampai tak sadar kalau ceramah sudah selesai.


Tanggapan

  1. hahahaha……….jangan2 dengar khotbahnye pon dalam mimpi tuh…bukan khotbah yang di depan :p

  2. Maklom lah abes begadang beh.. :D

  3. manusiawi klo ky gtu, tu sdh mnjd bgn dr alam. ktika kita jenuh badan akan merespon dgn mngantuk, bkn mksd utk mnylahkan tetapi seandainya khatib dalam cermah Jum’at td bs membawa suasana menjadi menarik ttpi tetap khidmat, tentu akan berbeda dlm sidang Jum’at td. Yg td’y org” yg mulai mengantuk, tdur da tdk fokus dlm mndgrkan ceramah, tntu akan dgn tulus mndgrkn ceramah Jum’at dgn fokus.

  4. ada biar gx ngantuk ……….. dzikir ya…….

  5. luar biasa…bisa cerita sambil tidur…ha ha ha selamat tidur…


Beri tanggapan

Your response:

Kategori