Oleh: mriza | September 26, 2007

Lost in Console (Part 2)

PONTIANAK, Level 2 Stage 1,  Perjalanan di lanjutkan kembali ke gelap nya linux console. Sambil menikmati laju nya koneksi 64 Kbps menggunkanan komputer client disebelahku, aku putty ke router dan membersihkan komentar-komentar yang ada pada script Firewall menggunakan nano editor Favorite ku. Pekerjaan yang cukup mebosankan menyortir satu demi satu huruf dan kata-kata, tanpa sengaja ku tekan tombol CTRL dan huruf K kemudian lenyaplah 1 baris pada script Firewall ku.

Bukan main bingung aku, karena yang terhapus itu bukan komentar melaikan rule iptables. Selama ini aku hanya tau kalau CTRL + O untuk saving hasil tulisan, itu pun dapatnya dari admin untan.net. Lalu bagaimana cara mengembalikan tulisan yang lenyap?, tilik punya tilik, jeling punya jeling, perhatianku pun terfokus ke tulisan di layar bagian bawah yang antara lain “^G Get Help”, “^X Exit”… dsb smpai ke tulisan “^K Cut Text” dan tepat dibawah nya ada “^U UnCut Text”, aku pun nekat mencoba tekan tombol CTRL + U dengan niat coba-coba, pikir kalau error pun nanti generate lagi menggunakan “Easy Firewall Generator”. Tiba-tiba tulisan yang hilang tadi muncul kembali, tetapi tidak pada posisi sebelum nya, dikarenakan kursor berada pada posisi yang berbeda.

Wah.. barulah ku tau kalau tanda “^” artinya CTRL dan jika dikombinasikan dengan huruf disebelahnya jadilah dia sebuah sortcut command. Yah.. sebuah ilmu baru menggunakan nano editor , walaupun kecil tetapi Level Experience ku sedikit bertambah.  Kemudian bak seorang yang habis belajar silat, aku pun tendang sana, pukul sini banting situ, Open file ini, edit file itu, potong file yang lain. Singkat kata setelah router ku restart internet menjadi macet dan login gagal terus, entah file apa yang sudah ku rusak.

Tapi aku tak khawatir karena 3 buah CD Fedora Core 1 masih ku simpan (Hehe.. install ulang) , agak capek sih karena memakan waktu nyaris setengah hari mulai dari instal sampe setting ulang firewall nya. Mungkin itulah harga dari sebuah pengetahuan baru bahwa tulisan dibagian bawah console nano itu bukanlah accessories tapi informasi sortcut.

Setelah yakin semua beres, aku pun keluar dari ruangan 2×3 m tempat Pc router berada (Mereka Juga sebut itu ruang kerja ku) aku menuju ke client untuk ceking koneksi, kulihat dahinya mengkerut sambil melihatku seraya berkata.. “Mengapa internetnya mati nih…??”, “Tenang pak”… jawabku santai, “Tadi ada trouble di router..”, padahal itu akibat ulahku, aku pun duduk di depan komputernya dan buka Internet Explorer trus tulis google.co.id. Setelah 3 kali refresh google tidak juga kunjung terbuka, aku coba cek koneksi ke router dengan ping… “hm.. sehat-sehat saja, lantas apa masalah nya?? kenapa macet begini, ada apa ini…. grr….!!!!” (To be Continue).


Beri tanggapan

Your response:

Kategori